14 Juli 2006, 11:12 WIB
Terobosan DKI: Wasit & Coach bersama berbagi rasa
Pengda TI DKI Jakarta membuat terobosan baru dengan menyelenggarakan Penyegaran
Wasit Daerah digabungkan dengan Penataran Pelatih untuk pemahaman Peraturan Pertandingan
(Kyorugi) terbaru yang telah mulai diberlakukan tahun 2006 ini. Kegiatan dilaksanakan
pada tanggal 10-11 Juni 2006 di gedung KONI DKI Jakarta, diikuti oleh 120 orang
peserta, terdiri dari 30 orang wasit dan 90 orang pelatih. Bertindak selaku koordinator
adalah Komisi Perwasitan Pengda TI DKI Jakarta, dengan mengundang Master Suwandi
Gunawan (yang juga Ketua Komisi Perwasitan di PBTI) sebagai instruktur utama.
Program yang sangat positif ini memang sepertinya baru kali ini dilaksanakan di
daerah, dengan tujuan pemahaman peraturan pertandingan taekwondo (kyorugi) yang
terbaru, khususnya bagi para pelatih. Selama ini dirasakan dalam setiap pertandingan,
para pelatih merasa dirugikan dan banyak melancarkan protes, hanya karena minim
pemahaman atas peraturan pertandingan. Oleh karena itu, para pelatih diwajibkan
bersama dengan para wasit mengikuti program ini, agar memiliki persepsi yang sama
tentang peraturan pertandingan.
Para
pelatih juga turut diberikan latihan sebagai wasit sudut, agar memahami cara-cara
penilaian dalam suatu pertandingan, terutama sudut pandang dari para wasit. Dan
kegiatan ini juga demi menjalin kebersamaan dan persaudaraan yang erat antara
wasit dan pelatih, dengan tujuan bersama-sama membina dan mengembangkan prestasi
atlit taekwondo DKI Jakarta. Ketua Pengda TI DKI Jakarta, Sutjipto Lohardjo,
mengatakan bahwa sebetulnya masih sangat banyak pelatih DKI Jakarta yang belum
sempat mengikuti program ini. Oleh karena itu, progam ini akan dilaksanakan lagi
dalam waktu dekat, karena Pengda TI DKI Jakarta mewajibkan seluruh pelatih (coach)
yang akan turun dalam setiap pertandingan harus mengikuti progam pemahaman peraturan
pertandingan ini. Seperti diketahui, frekuensi event pertandingan taekwondo di
DKI Jakarta sangat padat, dirata-rata hampir setiap minggu sekali. Dan Pengda
TI DKI Jakarta memang sudah bertekad bulat untuk merebut kembali kejayaannya,
yang telah lebih dari satu dekade terlepas, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi
semangat “fair play”, pasti bisa…!

Sumber : Intern
|
|
|